Selamat Datang. Indahnya hari ini adalah suatu berkat dan berkah dari Tuhan. bertindaklah dengan bijaksana agar hidup kita menjadi lebih berarti bagi orang lain.

21/03/2009

Apakah anda berisiko terkena polifarmasi?

Apakah anda berisiko terkena polifarmasi?

Apakah anda beresiko terkena polifarmasi, mendapatkan obat-obatan dalam dosis berlipat? Ikuti tes ini untuk mengetahuinya.
Apakah anda :





  1. Minum lima atau lebih obat-obatan yang diresepkan?
  2. Minum suplemen diet, vitamin atau obat-obatan bebas (over-the-counter drugs)?
  3. Minum pengobatan homeopatik atau obat-obatan herbal?
  4. Membeli obat resep di apotik yang berbeda-beda?
  5. Memiliki lebih dari satu dokter yang memberikan anda resep?
  6. Minum obat lebih dari sekali sehari?
  7. Sulit membuka botol obat?
  8. Memiliki pendengaran dan penglihatan yang bermasalah?
  9. Tinggal sendirian?
  10. Terkadang lupa untuk minum obat?

Jika anda menjawab ya pada satu atau lebih dari pertanyaan diatas, makan anda munkin beresiko terkena polifarmasi. Kunjungi dokter atau apoteker anda dan mintalah catatan pengobatan komplit yang pernah anda dapatkan.

Sumber : http://www.hap.org/info/formulary/polypharmacy_risk.php

Pemanasan Global : Dampaknya pada Anak-anak

Para Ahli Spesialis Penyakit Anak memperingatkan akan bahaya pemanasan global pada anak-anak Oleh : Jennifer Warner

Menurut laporan yang terbaru, efek dari pemanasan global dapat terkena langsung terutama pada anak-anak dan ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi kesehatannya ketika terjadi peningkatan suhu.

American Academy of Pediatric (AAP) mengakui adanya akibat pemanasan global pada kesehatan anak-anak dan membangun strategi untuk melindungi mereka dari potensi kerusakan.

Diluar kenaikan resiko panas terkait dengan kondisi seperti stroke panas dan dehidrasi, para peneliti mengatakan pemanasan global memperburuk penyakit-penyakit umum yang terjadi pada anak-anak seperti asma dan alergi. Selain itu anak-anak juga mempunyai resiko kehilangan orang tua atau pengasuh dalam kaitan dengan kondisi cuaca yang ekstrem.

Pemanasan Global Melukai Anak-anak

Berdasarkan laporan beberapa kelompok, beberapa contoh dari akibat pemanasan global pada kesehatan anak diantaranya :

  • Meningkatnya kerentanan pada luka atau kematian, stress paska trauma, kehilangan pengasuh, mengganggu pendidikan dan pergeseran sebagai akibat dari bencana yang ditimbulkan oleh cuaca seperti banjir, angin topan dan kekeringan.
  • Kerusakan pada fungsi paru-paru dan pertumbuhan dalam kaitan dengan meningkatnya polusi udara
  • Peningkatan penyakit waterborne dan food-borne, termasuk infeksi diare akibat kenaikan suhu dan gangguan dalam suplai makanan
  • Peningkatan dalam penularan penyakit melalui nyamuk dan kutu/tungau, seperti virus West Nile, malaria, dan penyakit “Lyme”
  • Peningkatan penyerapan dan mudah terkena luka karena panas, terkait dengan kondisi seperti serangan panas (heat stroke) dan kelelahan akibat panas (heat exhaustion).

Para peneliti mengatakan bahwa kesehatan anak-anak paling peka terhadap semua akibat bahaya lingkungan.

Beberapa kelompok mendorong para ahli spesialis anak untuk menjadi contoh dalam meminimalkan efek rumah kaca dan emisi gas terkait dengan pemanasan global dengan membuat suatu perubahan seperti penggunaan lampu pijar, mengurangi penggunaan alat pengatur panas di musim dingin, dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Sumber : http://children.webmd.com/news

Bagaimana membuat kertas daur ulang

Jangan buang kertas koran anda yang lama, cobalah untuk membuat kertas daur ulang sendiri!

Kertas daur ulang dapat dibuat dari kertas koran lama, ikuti petunjuk dibawah. Kertas daur ulang menggunakan selulosa secara berulang kali, menggunakan sedikit air, sedikit energi listrik, mengurangi polusi dan menyelamatkan banyak pohon!

Yang anda butuhkan :

  • Food processor atau blender/li>
  • Setrika listrik
  • Gantungan pakaian
  • Kaus kaki tidak terpakai
  • Kertas atau koran lama, robek2 menjadi ukuran 2 inch persegi
  • Lem putih
  • Air
  • Saringan (optional)
  • Pewarna makanan (optional)
  • Ember diisi dengan air sebanyak 4 inch

Carilah tempat untuk anda bekerja, anda akan segera mulai!

Langkah pertama :


Buatlah bingkai dari gantungan pakaian lama anda. Anda akan membutuhkan bingkai untuk setiap lembar kertas yang akan anda buat. Ubah gantungan pakaian lama anda menjadi berbentuk persegi empat. Ambil sebelah kaus kaki bekas dan renggangkan dengan hati-hati di bingkai dari gantungan pakaian lama anda. Yakinkan kencang dan datar.

Langkah kedua :

Ambil kertas koran lama anda yang telah anda robek-robek dan air, masukkan kedalam food processor/blender. Blender sampai seperti bubur. Tetap tambahkan kertas dan air hingga anda mendapatkan gumpalan besar berwarna abu-abu. Mungkin anda perlu sedikit menambahkan air agar blender tetap dapat berjalan. Terus blender hingga kertas tidak terlihat lagi melainkan telah menjadi satu. Diamkan sekitar 2 menit. Jika ingin berwarna tambahkan sedikit bahan pewarna makanan kedalam adonan tersebut.

Langkah ketiga :

Ambil sebanyak 2 sendok makan lem putih tuangkan kedalam ember yang berisi air dan masukkan semua bubur kertas yang anda buat tadi. Campur hingga tercampur dengan rata, gunakan tangan anda.

Langkah keempat :

Masukkan bingkai anda kedalam ember, angkat pelan-pelan (hitung hingga 20 dengan pelan sambil anda mengangkat bingkai anda). Biarkan air nya menurun sebagian untuk beberapa menit.

Langkah kelima :

Gantung bingkai anda atau jemur dibawah sinar matahari. Tunggu hingga benar-benar kering sempurna. Setelah kering anda dapat dengan pelan mengangkat kertasnya.

Langkah keenam :

Gunakan setrika, atur pada level panas yang paling tinggi untuk menguapi kertas anda. Anda dapat terus membuat kertas hingga bubur yang anda buat habis. Cobalah bereksperimen dengan menggunakan bahan pewarna pakaian, atau coba tambahkan kain tiras atau daun kedalam blender anda sewaktu mencampur kertas dan air. Kertas anda akan memiliki tekstur yang menarik. Membuat kertas anda sendiri sangatlah menyenangkan dan merupakan cara bagus untuk menggunakan ulang kertas lama. Anda dapat mendaur ulang segala macam kertas untuk digunakan kembali. Terkadang tinta dari printer anda akan bercampur dengan tinta di koran bekas anda, namun itu justru akan menimbulkan efek yang menarik pada kertas baru anda!(WS)

Sumber : http://www.make-stuff.com/recycling/paper.html

Pemilihan dan Penggunaan Obat Secara Rasional

Obat-obatan esensial adalah obat-obatan yang memenuhi prioritas kebutuhan perawatan kesehatan populasi. Pengalaman menunjukkan bahwa pemilihan hati-hati terhadap kisaran obat esensial yang terbatas menghasilkan kualitas perawatan yang lebih tinggi, manajemen obat yang lebih baik, termasuk peningkatan kualitas obat yang diresepkan dan penggunaan sumber daya kesehatan yang lebih efektif dari segi harga.

Pemilihan obat
Pilihan obat esensial manapun perlu memperhitungkan relevansi terhadap kesehatan publik, bukti klinis kemanjuran dan keamanan terbaik yang ada dan juga peninjauan efektifitas komparatif dari segi harga. Prosesnya harus transparan and harus mempertimbangkan perspektif pasien, profesional kesehatan and lembaga nasional.
Ikuti link dibawah untuk informasi lebih rinci mengenai Expert Comitte on the Selection and Use of Essential Medicines, Essential Medicines Lists dan WHO Model Formulary:

Penggunaan obat yang rasional
Penggunaan obat yang tidak rasional adalah masalah besar di seluruh dunia. WHO memperkirakan bahwa lebih dari setengah dari semua obat yang diresepkan, dibagikan atau dijual secara tidak tepat, dan bahwa setengah dari seluruh pasien tidak mengkonsumsi obat dengan benar. Penggunaan obat secara berlebihan, kurang atau tidak tepat menghasilkan pemborosan sumber daya yang scarce dan bahaya kesehatan yang tersebar luas. Contoh penggunaan obat secara tidak rasional mencakup: penggunaan terlalu banyak obat per pasien (poli farmasi’); penggunaan antimikroba yang tidak tepat, seringkali dengan dosis yang tidak cukup, untuk infeksi non-bakteri; penggunaan berlebihan suntikan ketika formulasi oral akan lebih tepat; tidak meresepkan sesuai dengan panduan klinis; pengobatan sendiri yang tidak tepat, seringkali untuk obat yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter; tidak patuh pada batasan dosis.

WHO mengadvokasikan 12 intervensi kunci untuk mempromosikan penggunaan obat yang lebih rasional:

  • Pembentukan badan nasional multidisiplin untuk mengkoordinasikan peraturan penggunaan obat
  • Penggunaan panduan klinis
  • Pengembangan dan penggunaan daftar obat esensial nasional
  • Pembentukan komite obat dan terapetik di daerah dan rumah sakit
  • Memasukkan pelatihan farmakoterapi berbasis pemecahan masalah dalam kurikulum sarjana
  • Melanjutkan edukasi medis mencakup pelayanan sebagai persyaratan lisensi
  • Supervisi, audit dan umpan balik
  • Penggunaan informasi independen mengenai obat
  • Edukasi publik mengenai obat
  • Hindari insentif finansial tanpa alasan
  • Penggunaan regulasi yang cocok dan diperkuat
  • Ekspenditur pemerintah yang cukup untuk memastikan adanya obat dan staff

Penggunaan obat yang rasional : aktivitas
Tujuan kami : Memastikan penggunaan obat yang tepat secara therapeutically dan efektif dari segi harga oleh profesional kesehatan dan konsumen.
Memperbaiki penggunaan obat oleh pekerja bidang kesehatan dan publik umum sangat penting untuk menurunkan keadaan tidak sehat dan kematian dari penyakit yang menular dan tidak menular, dan untuk menahan pengeluaran obat.
Idealnya, penggunaan obat yang tepat secara therapeutically dan efektif dari segi harga oleh profesional kesehatan dan konsumen dicapai pada semua level sistem kesehatan, dan di sektor publik dan swasta. Program penggunaan obat secara rasional yang baik di negara manapun memiliki tiga elemen :

  1. *Strategi dan pengawasan penggunaan obat secara rasional* -- advokasi penggunaan obat yang rasional, identifikasi and promosi strategi yang sukses, dan pengamanan promosi obat yang bertanggung jawab.
  2. *Penggunaan obat yang rasional oleh profesional kesehatan* -- bekerja dengan negara-negara untuk mengembangkan dan memperbaharui panduan penanganan, daftar dan formulasi obat esensial nasional, dan mendukung program latihan mengenai penggunaan obat secara rasional.
  3. *Penggunaan obat secara rasional oleh konsumen* -- mendukung terbentuknya sistem efektif mengenai informasi mengenai obat, dan menguasakan konsumen untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab mengenai perawatan mereka.

Elemen-elemen diatas dibentuk dengan kerjasama yang erat dengan badan-badan regional dan negara. Mereka diformulasikan sedemikian rupa sehingga terlihat tanggung jawab utama dari program obat esensial.

  1. *Strategi dan pengawasan penggunaan obat secara rasional* : dukung negara dalam menerapkan dan mengawasi strategi nasional untuk mempromosikan penggunaan obat secara rasional oleh profesional dan konsumen kesehatan.
  2. *Penggunaan obat secara rasional oleh profesional kesehatan* : mengembangkan standar panduan penanganan nasional, daftar obat esensial, program edukasi dan mekanisme efektif lainnya untuk mempromosikan penggunaan obat secara rasional oleh profesional kesehatan.
  3. *Penggunaan obat secara rasional oleh konsumen* : menciptakan sistem informasi obat-obatan yang efektif untuk memberikan informasi obat yang independen dan tidak bias – termasuk obat-obatan tradisional- kepada publik umum dan untuk memperbaiki penggunaan obat oleh konsumen. [NSD]
Sumber:
http://www.who.int/medicines/areas/rational_use/en/index.html

Berfikir Untuk Bercerai?

Perceraian umumnya adalah peristiwa yang menyakitkan bagi semua yang terlibat; bagi orang yang memutuskan untuk meninggalkan keluarga, pasangannya, kakek nenek atau anggota keluarga lainnya. Adalah anak-anak yang tidak menyatakan apa-apa dalam keputusan tersebut tetapi yang biasanya paling terpengaruh. Banyak orang tua jika melihat kembali ke belakang seringkali berpikir mereka akan mengambil keputusan yang berbeda jika mereka mengetahui bagaimana perceraian dapat mempengaruhi kehidupan mereka terutama anak-anak mereka. Berpikir mengenai perceraian dapat berarti sebelum Anda mengambil keputusan dan dapat menolong Anda mempersiapkan lebih baik keputusan terbaik untuk anak-anak Anda

Apakah perceraian pilihan terbaik?
Pada masyarakat dengan setengah dari pernikahan berakhir dengan perceraian, maka mudah diduga bahwa perceraian akan menyelesaikan permasalahan saat pernikahan menjadi sulit. Untuk banyak keluarga biaya material dan personal dari perceraian terhadap orang tua dan anak-anak seringkali lebih besar daripada keuntungan yang didapat. Untuk beberapa keluarga perceraian memberikan kesempatan untuk membangun kembali dalam lingkungan yang bebas dari kekerasan dan ancaman. Sangat memerlukan kehati-hatian untuk memilih jalan yang akan Anda ambil.

Apa masalah utama?
Apakah sudah dipikirkan mengenai :

  • Mengapa Anda benar-benar ingin melakukan ini dan apa masalah dasarnya?
  • Apa yang Anda inginkan sebelum mengasuh dan mendukung pasangan dan anak-anak?
  • Apakah Anda mengharapkan sesuatu dari pasangan dan anak-anak yang tidak realistis?
  • Apakah hubungan Anda sedang jatuh ke dalam keadaan yang membutuhkan sesuatu untuk membuat perbedaan dan Anda melihat perceraian sebagai salah satu cara mengisi kekosongan?
  • Apakah Anda sudah mencoba segala metode untuk memperbaiki termasuk konseling?
  • Apakah Anda dapat dengan jujur berkata Anda sudah memberikan yang terbaik dalam pernikahan Anda?
    Jika pelecehan atau kekerasan menjadi masalah dalam hubungan Anda maka setiap orang memiliki hak untuk tidak dilecehkan dan meninggalkan keadaan tempat pelecehan/kekerasan terjadi

Bagaimana dengan anak-anak?
Perceraian tidak pernah mudah dihadapi oleh anak-anak. Keadaan emosi yang naik turun dan mereka biasanya merasa tidak aman dan tidak berdaya saat orang tua bercerai. Usia merupakan faktor penting dan seringkali sulit untuk anak usia 7-13 tahun untuk beradaptasi daripada usia sebelum sekolah atau remaja. Permasahan pada anak-anak lebih karena keadaan penuh tekanan di keluarga dibandingkan tindakan perceraian itu sendiri.
Beberapa kesulitan yang anak-anak hadapi adalah:

  • Tidak memiliki kedua orang tua yang terlibat dalam pengasuhan mereka hari per hari
  • Tinggal di rumah yang berbeda
  • Pindah dari tempat dan keadaan yang dikenal/familiar
  • Berpindah sekolah dan kegiatan
  • Kehilangan teman dan mendapat teman
  • Membiasakan diri berada di rumah dengan satu orang tua
  • Beradaptasi dengan pasangan baru orang tua
  • Berbagi ruangan yang biasanya digunakan untuk mereka saja
  • Tidak lagi memiliki jumlah uang yang sama
  • Berjuang menghadapi kesedihan dan kehilangan anggota keluarga
  • Menghadapi konflik antar orang tua
  • Orang tua yang sulit menghadapi perceraian

Perubahan Anda sebagai orang tua:
Bersiap dengan beberapa pengalaman yang sulit yang orang tua hadapi. Pertimbangkan :

  • Berapa besar Anda akan merindukan anak Anda saat mereka tidak bersama Anda
  • Kesulitan untuk membagi tanggung jawab pengasuhan seperti mengantar pergi dan pulang sekolah, dan liburan
  • Suasana yang terbentuk saat Anda membantu anak Anda tetap berhubungan dengan semua kerabatnya, terutama kakek nenek
  • Kesedihan dan kehilangan yang Anda rasakan dengan tidak mampu ambil bagian dalam pengalaman hidup anak Anda sehari-hari
  • Membagi antara pekerjaan dan komitmen keluarga
  • Kesulitan saat melihat orang lain mengambil alih peran Anda dalam keluarga

Perubahan terhadap keuangan Anda
Penurunan pendapatan keluarga dapat membuat keadaan lebih sulit untuk anak beradaptasi dengan perceraian. Hal-hal seperti :

  • Berapa uang yang tersisa setelah proses perceraian
  • Apakah Anda dapat membeli rumah yang lain setelah Anda meninggalkan rumah
  • Biaya perawatan barang-barang rumah atau mobil
  • Terbiasa dengan pendapatan yang berbeda, terutama dari dua pendapatan menjadi satu sumber pendapatan

Perubahan terhadap pertemanan
Tidak selalu mungkin untuk memprediksi bagaimana respon teman-teman. Teman-teman dapat kesulitan untuk tetap berhubungan dengan kedua pasangan. Beri perhatian untuk:

  • Beberapa mungkin tidak menyetujui atau tidak dapat menerima perpisahan
  • Hubungan sosial Anda dapat terputus dan Anda dapat kehilangan beberapa teman
  • Anda mungkin harus memulai menemukan teman-teman baru
  • Anda mungkin perlu menemukan cara untuk bersosialisasi sebagai seorang yang single
  • Perlu waktu untuk terbiasa menjadi single setelah terbiasa sebagai pasangan
  • Dapat menjadi sulit untuk menemukan pasangan baru
  • Keluarga dan teman dapat kesulitan untuk menerima pasangan baru Anda

Memulai hubungan yang baru
Memulai hubungan yang baru dapat menyenangkan tetapi juga dapat memiliki kesulitan. Ingatlah akan:

  • Pasangan Anda bisa tidak menerima anak Anda
  • Anak Anda butuh waktu untuk mengenal pasangan baru Anda atau tidak menyukainya
  • Keluarga Anda bisa tidak senang dengan pilihan Anda dan ini dapat menimbulkan gesekan
  • Anda bisa tidak cocok dengan anak pasangan baru Anda
  • Anda bisa tidak nyaman saat mantan pasangan Anda sudah menjalin hubungan baru dan terlibat dalam pengasuhan anak Anda
  • Masalah yang sama dapat muncul kembali jika Anda tidak mengetahui apa yang salah dalam pernikahan Anda


Jika Anda memilih bercerai
Ingat untuk :

  • Anak Anda membutuhkan Anda, seringkali lebih sering
  • Tanggung jawab Anda kepada mereka terus berlangsung
  • Merawat diri Anda sendiri juga penting dan Anda akan perlu banayak dukungan saat Anda beradaptasi dengan hidup yang baru
  • Bisa membutuhkan waktu yang lama untuk mengatasi perpisahan; beberapa orang tidak dapat melupakannya dan membawa luka lama dalam hubungan baru mereka.

Orang dapat beradaptasi dengan bantuan
Selalu ingat :

  • Sudahkan Anda memberikan yang terbaik dalam pernikahan Anda?
  • Perceraian memberikan beban yang berat kepada semua pihak baik emosi maupun keuangan
  • Jika perceraian menjadi jalan keluar bagi Anda, pikirkan secara menyeluruh semua hal sehingga Anda dapat mempersiapkan lebih baik
  • Tanggung jawab terhadap anak Anda tidak dipengaruhi dengan perubahan hubungan Anda sebagai pasangan
  • Anak dapat mengatasi masalah dengan baik jika orang tua dapat bekerja sama untuk menghindari konflik
  • Anda tetap orang tua dari anak Anda setelah bercerai

Diterjemahkan dari :

http://www.parenting.sa.gov.au/pegs/Peg19.pdf

09/02/2009

Intip Kiat Pria Memangkas Berat Badan

Kenapa pria sepertinya lebih cepat menurunkan berat badan ketimbang wanita? Jangan mencak-mencak dulu atas "kelebihan" pria itu, Coba kita intip apa saja yang dilakukan kaum Adam.

Lucy sebal sama pasangannya. Walau mereka berdua sama-sama doyan makan, Lucy harus berolahraga super ketat agar berat badannya tak naik drastis, sedangkan Wibi, pasangannya, santai-santai saja. Olahraganya seperti puasa Senin-Kamis. "Tetapi, dia kok nggak gemuk-gemuk. Sebel nggak sih?" ucapnya.

Beda Simpanan Lemak

Ada banyak hal berbeda dalam tubuh pria yang perlu kita ketahui. Seperti ditulis dalam Good Health & Medicine, laki-laki memiliki distribusi penyimpanan lemak yang berbeda dengan wanita. Umumnya tubuh pria menyimpan lemak di bagian tengah tubuh, yaitu perut. Itu membuat bentuk tubuh mereka seperti apel atau disebut juga android.

Tubuh wanita menyimpan lemak di bagian gluteal, yaitu pinggul, paha, dan bokong, sehingga bentuk tubuhnya seperti pir atau ginoid. Hanya 12-15 persen dari pria yang memiliki bentuk tubuh pir.

Bentuk tubuh pir membuat perempuan secara hormonal dirugikan saat harus menurunkan berat badan. Lemak gluteal tidak dibuang semudah lemak perut. Namun, berkat peran hormon estrogen yang memerintahkan penyimpanan lemak, wanita dapat menyimpan cadangan energi untuk hamil.

Hal senada dikatakan ahli gizi olahraga Cassandra Forsythe, doktor peneliti di University of Connecticut. Perempuan, katanya, menyimpan lebih banyak lemak tubuh untuk reproduksi. "Kita memerlukan lemak tubuh untuk kelangsungan hidup bayi," ujar Forsythe.

Secara fisiologis, wanita tidak diuntungkan dengan urusan berat badan. Namun, jangan kecewa. Ingat-ingat saja, justru lemak abdominal dan bukan lemak gluteal yang dikaitkan dengan penyakit jantung koroner (PJK). Ukuran lingkar pinggang 94 cm pada pria, lebih dari 80 cm pada wanita, harus segera diwaspadai karena berisiko tinggi mengalami PJK.

Otot Lebih Banyak

Alasan lain mengapa pria lebih mudah mengelola berat badan karena tubuhnya berisi lebih banyak otot ketimbang wanita. Semua ini disebabkan pria memiliki lebih banyak hormon testosteron.

Menurut Adam Fraser, ahli olahraga yang menangani kegemukan dan diabetes, otot merupakan jaringan yang secara metabolis sangat aktif dan membutuhkan banyak kalori. Semakin banyak otot di tubuh kaum Adam, kian tinggi jumlah kalori yang bisa dibakar. Bayangkan saja, setengah kg otot membakar 50,4 kalori ekstra setiap harinya.

Otot merupakan pembakar lemak utama dalam tubuh manusia. Bila Anda memiliki lebih banyak otot, dapat membakar lemak lebih besar. Itu sebabnya, pria lebih cepat atau terkesan lebih mudah menurunkan berat badan. Namun, perlu diingat kondisi tersebut membuat badan pria lebih berat daripada perempuan.

Olahraga resistensi atau pembentukan tubuh sebaiknya tidak dihindari. Tak perlu khawatir bila tubuh perempuan nantinya berotot. "Tak perlu takut membentuk otot sebab hal ini akan membantu Anda menurunkan berat badan," ujar Fraser. Yang juga tak kalah penting, tulang Anda akan menyukai olahraga pembentukan karena meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mencegah osteoporosis.

Agar otot terbentuk, coba lakukan program angkat beban. Wanita bisa menyimpan dumbel atau barbel di rumah atau di kantor. Lakukan angkat beban layaknya para pria.

Tak ada salahnya Anda melakukan angkat beban dalam repetisi yang lebih sedikit dengan beban yang lebih berat. Angkat beban bisa dilakukan 2-3 kali per minggu. Bila masih ragu, cobalah berkonsultasi dengan pelatih olahraga di pusat kebugaran atau dokter spesialis olahraga.

Pria Tdak Membatasi Makanan!

Menurut Dr. Garry Egger, Direktur dari Professor Trim's Weight Loss For Men, pendekatan yang dilakukan pria untuk menurunkan berat badan kebanyakan berada pada tahap yang tidak terlalu mendalam. Pria makan sedikit, bergerak lebih banyak. Sementara wanita kebanyakan terlibat secara psikologis.

Egger meyakini bahwa proporsi perempuan dalam melakukan diet on-off lebih besar. Diet ini tidak bekerja dengan baik. Perempuan juga lebih cenderung melaparkan diri ketimbang pria. Keadaan ini akan menurunkan metabolisme. Pendekatan tidak makan adalah cara buruk untuk menurunkan berat badan.

Sebaliknya, pria sedikit saja melakukan diet. Perempuan, lanjut Egger, terlalu menekankan pada diet. Saat pria ingin menurunkan berat badan, mereka menyiapkan diri untuk mengubah gaya hidup.

Seorang instruktur fitnes, Silvestro Musumeci, berhasil membuang berat badan lebih dari 60 kg saat ia berhenti diet, mengubah gaya hidup, dan berolahraga lebih banyak. "Saya tak suka diet karena itu hanya solusi jangka pendek," ujarnya.

Tidak Lari ke Makanan

Bila kaum Hawa melarikan diri ke makanan saat stres melanda, tidak demikian dengan pria. Menurut Fraser, saat pria tertekan atau mengalami masalah, biasanya pergi ke luar dan melakukan kegiatan fisik dengan teman-temannya.

Mark Stephens, seorang hipnoterapis, mewanti-wanti perempuan untuk berhati-hati dengan situasi yang dialami. Apakah benar-benar lapar secara fisik atau lapar secara emosional? Cobalah merasakan irama perut Anda dan tanya diri Anda, apakah benar-benar lapar atau tidak?

Jika tidak lapar, alihkan perhatian yang membuat Anda gelisah dengan menari diiringi musik, push up, sit up, crunch, atau lari ke pusat kebugaran. Dijamin, rasa lapar akan hilang.

Tidak Terlalu Memikirkan Bobot Badan

Perempuan kerap menjadi emosional akan proses penurunan berat badannya. Saat emosi terlibat dalam penurunan berat badan, ucap Fraser, seluruh proses menjadi lebih sulit daripada yang semestinya.

Hadapi saja! Pria cenderung tidak menyabotase dirinya saat memulai program penurunan berat badan dan tak mengomel saat mereka keluar jalur. Mereka cepat sadar telah mengacaukan program tersebut dan kembali ke program semula.

Contohnya, bila pria tiba-tiba tergiur sepotong pai daging, mereka tidak akan menghabiskan sisa hari dalam siklus penyesalan. Mereka cenderung pragmatis dengan mengatakan, "Saya mungkin sebaiknya tidak memakannya". Itu saja!

Untuk para perempuan, sebaiknya tidak terlalu emosional bila melakukan kesalahan kecil itu. Berpikirlah secara logis seperti pria. Dan konsumsi makanan yang lebih baik di kesempatan berikutnya. Atau, berolahraga di pusat kebugaran untuk menghilangkan rasa bersalah itu.

Egois? Nggak Masalah!

Secara mendasar, perempuan kerap menempatkan diri di bagian akhir dan menempatkan orang lain terlebih dulu. Kondisi ini pada akhirnya membuat perempuan kelelahan. Jika ini terjadi, berarti perempuan sudah kekurangan waktu untuk hal yang bisa dilakukannya, seperti olahraga atau menyiapkan menu sehat.

Menurut Musumeci, tak ada salahnya bila sesekali perempuan agak egois. Banyak pria yang tidak menolak dua kali saat meninggalkan pekerjaan rumah tangga untuk bermain bola atau golf dengan teman-temannya.

Tak ada salahnya bagi Wanita, lanjut Musumeci, untuk menempatkan keinginannya terlebih dulu dan tidak merasa bersalah saat harus berolahraga atau bersantai.

Banyak Berkeringat

Olahraga intensitas tinggi seperti angkat beban yang berat, joging berat, atau olahraga pertandingan membakar kalori lebih banyak. Dan setelahnya, Anda masih mendapat "mengonsumsi" oksigen yang berlebih (excessive post oxygen consumption). EPOC, dinyatakan Fraser, terjadi kala metabolisme tubuh meningkat yang akan memberi efek bertahan hingga 48 jam.

Olahraga dengan intensitas cukup tinggi membuat pria lebih mudah berkeringat. Nah, keringat ini sangat disukai mereka. Kesannya, "Cowok banget!"

Keringat berperan baik sebagai alat ukur untuk mengetahui apakah Anda berolahraga hingga batas maksimum atau tidak. Diakui Musumeci, "Saat mulai berkeringat, berat badan saya mulai berkurang," Untuk membuat tubuh lebih berkeringat, lakukan olahraga intensitas tinggi atau berolahragalah seperti pria. Coba saja sepakbola atau basket.

Di sisi lain, pria mendorong dirinya lebih besar ketimbang perempuan. Amati saja di pusat kebugaran. Saat perempuan melakukan sesi kardio ringan, pria melakukan lari atau lari cepat dan angkat beban. Pria memang lebih agresif dan kompetitif saat berolahraga daripada saat bermain.

Jauhi yang Manis

Wanita lebih memilih makanan manis seperti cokelat dan es krim untuk mendorong emosi negatif. Begitu menurut hasil penelitian di Cornell University. Sementara pria lebih memilih makanan padat protein seperti steak.

Protein, terutama asam amino yang disebut leusin, penting untuk meningkatkan metabolisme dan mempertahankan otot. "Wanita ngemil cokelat dan makanan manis yang berdampak pada insulin dan hormon penyimpan lemak lain di dalam tubuh dan menyebabkan mereka ngemil lebih banyak sesudahnya," kata Forsythe.

Ditambahkan Musumeci, pria stres yang lari ke makanan akan memilih kebab, steak, atau kentang goreng. Mereka juga cenderung makan bersama teman-teman ketimbang duduk sendiri di rumah dan menjadikan makanan sebagai teman.

Mengonsumsi makanan berprotein menjadi saran terbaik kala Anda sedang sedih. Jadi pilihlah daging ayam, tuna, telur, keju cottage, kudapan tinggi protein dengan rasa cokelat. Protein bisa mengenyahkan rasa lapar dan keinginan ngemil.

Jangan berpikir untuk mengonsumsi gula sederhana. Lebih baik konsumsi salad dan steak. Akan lebih baik bila Anda makan bersama teman sambil curhat. Pasti lebih plong!

Sumber: Senior

7 Tips Sehat Minum Kopi

Bagiku, teman terbaik ngeblog di pagi hari adalah kopi. Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi -red) sering aku menanyakan tentang kebiasaan mereka minum kopi. Bukan hal yang mengejutkan kalau pada kenyataannya mereka rata-rata minum 5 cangkir kopi sehari! Lalu aku pun menyarankan mereka untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, padahal kopi dari Indonesia memiliki cita rasa yang tinggi dan digemari di seluruh dunia. Rugi? Nah, sebelum bergabung dengan kelompok orang yang tidak boleh minum kopi dan hanya bisa menelan ludah melihat orang lain mengecup si hitam manis ini, ada baiknya kita ketahui “7 Tips Sehat Minum Kopi” berikut:

Blog and Coffee

1. Dosis
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.


2. Sinyal Bahaya

Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat, namun sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (mis: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut, namun gejala ini akan hilang setelah 24-48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.


3. Dengarkan Respon Tubuh

Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!

4. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti misalnya : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.

Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.

Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.


5. Coffee Mix

Lima milligram kalsium hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sedangkan campuran kopi dengan alkohol kurang baik terutama pada orang dengan gangguan hati dan campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Caffeine juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah. Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi lho…


6. Kelompok Anti-Kopi

Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!


7. Check Up

Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya. JNC VII mengklasifikasikan hipertensi sebagai berikut :

Klasifikasi

Sistolik (mmHg)


Diastolik (mmHg)

Normal

< 120

Dan

<80

Pre Hipertensi

120-139

Atau

80-89

Hipertensi stage 1

140-159

Atau

90-99

Hipertensi stage 2

> 160

Atau

> 100

Demikianlah “7 Tips Sehat Minum Kopi“. Bila keluhan berlanjut, hubungi dokter! ;)


08/02/2009

Lima Sekawan Penghalau Lemak


Saat Lebaran Anda terpaksa mengonsumsi banyak makanan berlemak? Jangan tunda untuk segera "membereskannya". Berikut ini beberapa pilihan yang dapat diambil untuk menyingkirkan lemak dari tubuh kita.

Teh Hijau

Pamor teh hijau makin mendunia setelah semakin banyak riset mengungkapkan manfaat sehatnya. Teh hijau disebut bagus untuk membantu memerangi penyakit sekelas jantung dan kanker. Penelitian juga membuktikan bahwa minum teh hijau bisa membantu memerangi penumpukan lemak.

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition itu mengungkapkan bahwa orang yang minum sebotol minuman ekstrak teh hijau setiap hari selama tiga bulan ternyata kehilangan lemak tubuh lebih banyak dibandingkan dengan yang minum hanya teh oolong. Zat yang membantu memicu penurunan lemak tubuh itu ternyata ada pada katekin. Ia menstimulasi tubuh membakar kalori dan menurunkan lemak tubuh.

Teh hijau sama seperti teh hitam dan oolong, berasal dari tanaman bernama Latin Camellia sinensis. Namun, dalam pemrosesannya, teh hijau tidak difermentasi seperti "saudara-saudaranya" yang lain. Sama-sama mengandung polifenol seperti jenis teh lain, khusus teh hijau kaya akan jenis polifenol bernama katekin. Zat inilah yang berkhasiat antiperadangan, antikanker, serta menurunkan penumpukan lemak dan kolesterol.

Sebanyak 35 pria Jepang diukur penurunan lemak tubuhnya dalam penelitian soal manfaat katekin untuk penurunan lemak itu. Mereka punya berat badan yang sama serta ukuran lingkar pinggang, lalu dibagi menjadi dua kelompok.

Tiga bulan pertama, kelompok pertama minum teh oolong yang diperkaya ekstrak katekin 690 mg. Kelompok kedua minum teh oolong dengan tambahan 22 mg katekin.

Selama penelitian para pria itu sarapan dan makan malam yang sama dan diberi instruksi mengontrol kalori dan asupan lemak, sehingga total pola makannya sama. Setelah tiga bulan, para pria yang minum ekstrak teh hijau mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

Mereka juga mengalami penurunan indeks massa tubuh, ukuran lingkar pingang, dan total lemak tubuh. Tak hanya itu, mereka yang minum teh hijau mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) pula.

Jeruk Nipis

Buah jeruk nipis adalah andalan para yogi untuk hidup sehat. Filosofi pengobatan India kuno Ayurveda percaya bahwa makanan pertama yang kita santap di pagi hari akan mengatur suasana hati selama seharian. Dengan kepercayaan itu, mereka minum segelas air hangat yang diberi potongan jeruk nipis atau lemon.

Segelas air hangat dan jeruk nipis itu menstimulasi saluran cerna dan gerakan peristaltik usus kita. Dalam waktu tak lama setelah minum, urusan buang air besar pun jadi lancar. Racun-racun di saluran cerna terbuang dengan mudah. Selain itu, jeruk nipis bagus untuk tubuh karena kaya akan vitamin dan mineral.

Sayangnya belum banyak penelitian tentang jeruk nipis sebanyak penelitian manfaat teh hijau untuk menghajar lemak atau menurunkan kolesterol. Sebuah penelitian yang tak disebutkan diterbitkan dari jurnal mana, menulis jeruk nipis bisa menurunkan kolesterol. Dalam sebuah tes laboratorium, ditemukan bahwa jika terekspos limonin yang terdapat dalam jeruk nipis, sel hati manusia memproduksi lebih sedikit apo B, sebuah senyawa yang terkait dengan kadar kolesterol.

Jeruk nipis bukan hanya menyehatkan kadar lemak dalam tubuh, tetapi juga bisa jadi pilihan untuk mengurangi garam saat mengolah makanan Jeruk jenis ini diyakini bisa lebih mengeluarkan aroma masakan. Masakan jadi lebih lezat dan sehat.

Bawang Putih

Kalau ada peribahasa, sebuah apel sehari menjauhkan kita dari penyakit, tampaknya itu juga berlaku untuk bawang putih. Selama berabad-abad manusia mengonsumsi bawang putih sebagai bumbu masakan sekaligus sebagai obat.

Bawang putih ini dipercaya punya banyak manfaat penyembuhan. Di antaranya untuk mengobati luka gigitan hewan, nanah, luka, sakit kepala, jerawat, dan termasuk juga mengobati pilek karena kandungan antibakteri, antijamur, dan antivirusnya.

Keunggulan manfaat bawang putih itu berkat kandungan flavonoid di dalamnya. Flavonoid itu memiliki kualitas antioksidan, yang tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga untuk kecantikan dan keawetmudaan kulit.

Bedanya dengan apel, bawang putih mengandung allicin, cairan berminyak yang bau. Ini yang menjadikan bawang putih memiliki bau yang khas. Meskipun bau, zat allicin ini merupakan bahan antibakteri karena kandungan sulfurnya yang aktif.

Dalam urusan menggempur lemak dan kolesterol yang mengganggu kesehatan, bawang putih juga bisa jadi andalan. Karena kandungan antioksidannya yang kuat, bawang putih bisa membantu mencegah agar kolesterol jahat (LDL) tidak teroksidasi. Dengan cara ini timbunan kolesterol yang menyumbat pembuluh arteri bisa dikurangi dengan konsumsi bawang putih.

Meskipun sehat, perlu diingat untuk pasien jantung atau penyakit berat lain agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bawang putih. Jangan konsumsi lebih dari tiga atau empat bawang mentah sehari karena bisa membuat darah jadi encer dan mungkin menyebabkan timbulnya penyakit lain.

Acar

Diperkirakan acar ditemukan di India sekitar 4.000 tahun silam. Makanan ini pernah dipuji manfaat sehatnya oleh Aristoteles. Bahkan, Napoleon Bonaparte mengakui khasiat sehatnya dan memberi acar sebagai salah satu ransum prajuritnya. George Washington pun tak ketinggalan punya koleksi 476 jenis acar.

Acar ketimun dan wortel punya manfaat sehat karena mengandung bakteri baik yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat di saluran pencernaan. Acar sayuran ini juga memiliki kandungan vitamin C lumayan tinggi. Kadar antioksidan yang tinggi ini bermanfaat membantu penyerapan zat besi lebih baik.

Ahli gizi Carol S. Johnston dari Arizona State University, AS, menemukan bahwa konsumsi acar dapat menurunkan meroketnya kadar gula darah setelah makan. Belum diketahui secara pasti apa yang bisa meredam naiknya kadar gula setelah makan acar, tetapi dia mencurigai asam yang terdapat dalam cuka dan acar mencegah pencernaan karbohidrat di perut.

Johnston meneliti sekelompok orang. Dalam kelompok itu sepertiga adalah penderita diabetes tipe dua, seperti penderita pradiabetes, dan sepertiga sisanya tak punya tanda diabetes.

Para subjek penelitian itu diperiksa gula darahnya setelah makan sarapan kaya karbohidrat. Ternyata konsumsi cuka memperbaiki kadar gula darah ketiga kelompok itu, tetapi yang terbaik adalah para penderita pradiabetes.

Jus Buah Penolak Lemak

Bahan:
1 buah jeruk nipis
1 buah timun ukuran sedang
2 buah apel malang/apel hijau

Cara membuat:
Cuci bersih semua bahan, potong seperlunya, jeruk dibuang bijinya lalu ambil sarinya menggunakan juicer. Tuangkan ke dalam gelas, hidangkan.

Sumber: Senior