Selamat Datang. Indahnya hari ini adalah suatu berkat dan berkah dari Tuhan. bertindaklah dengan bijaksana agar hidup kita menjadi lebih berarti bagi orang lain.

21/03/2009

Berfikir Untuk Bercerai?

Perceraian umumnya adalah peristiwa yang menyakitkan bagi semua yang terlibat; bagi orang yang memutuskan untuk meninggalkan keluarga, pasangannya, kakek nenek atau anggota keluarga lainnya. Adalah anak-anak yang tidak menyatakan apa-apa dalam keputusan tersebut tetapi yang biasanya paling terpengaruh. Banyak orang tua jika melihat kembali ke belakang seringkali berpikir mereka akan mengambil keputusan yang berbeda jika mereka mengetahui bagaimana perceraian dapat mempengaruhi kehidupan mereka terutama anak-anak mereka. Berpikir mengenai perceraian dapat berarti sebelum Anda mengambil keputusan dan dapat menolong Anda mempersiapkan lebih baik keputusan terbaik untuk anak-anak Anda

Apakah perceraian pilihan terbaik?
Pada masyarakat dengan setengah dari pernikahan berakhir dengan perceraian, maka mudah diduga bahwa perceraian akan menyelesaikan permasalahan saat pernikahan menjadi sulit. Untuk banyak keluarga biaya material dan personal dari perceraian terhadap orang tua dan anak-anak seringkali lebih besar daripada keuntungan yang didapat. Untuk beberapa keluarga perceraian memberikan kesempatan untuk membangun kembali dalam lingkungan yang bebas dari kekerasan dan ancaman. Sangat memerlukan kehati-hatian untuk memilih jalan yang akan Anda ambil.

Apa masalah utama?
Apakah sudah dipikirkan mengenai :

  • Mengapa Anda benar-benar ingin melakukan ini dan apa masalah dasarnya?
  • Apa yang Anda inginkan sebelum mengasuh dan mendukung pasangan dan anak-anak?
  • Apakah Anda mengharapkan sesuatu dari pasangan dan anak-anak yang tidak realistis?
  • Apakah hubungan Anda sedang jatuh ke dalam keadaan yang membutuhkan sesuatu untuk membuat perbedaan dan Anda melihat perceraian sebagai salah satu cara mengisi kekosongan?
  • Apakah Anda sudah mencoba segala metode untuk memperbaiki termasuk konseling?
  • Apakah Anda dapat dengan jujur berkata Anda sudah memberikan yang terbaik dalam pernikahan Anda?
    Jika pelecehan atau kekerasan menjadi masalah dalam hubungan Anda maka setiap orang memiliki hak untuk tidak dilecehkan dan meninggalkan keadaan tempat pelecehan/kekerasan terjadi

Bagaimana dengan anak-anak?
Perceraian tidak pernah mudah dihadapi oleh anak-anak. Keadaan emosi yang naik turun dan mereka biasanya merasa tidak aman dan tidak berdaya saat orang tua bercerai. Usia merupakan faktor penting dan seringkali sulit untuk anak usia 7-13 tahun untuk beradaptasi daripada usia sebelum sekolah atau remaja. Permasahan pada anak-anak lebih karena keadaan penuh tekanan di keluarga dibandingkan tindakan perceraian itu sendiri.
Beberapa kesulitan yang anak-anak hadapi adalah:

  • Tidak memiliki kedua orang tua yang terlibat dalam pengasuhan mereka hari per hari
  • Tinggal di rumah yang berbeda
  • Pindah dari tempat dan keadaan yang dikenal/familiar
  • Berpindah sekolah dan kegiatan
  • Kehilangan teman dan mendapat teman
  • Membiasakan diri berada di rumah dengan satu orang tua
  • Beradaptasi dengan pasangan baru orang tua
  • Berbagi ruangan yang biasanya digunakan untuk mereka saja
  • Tidak lagi memiliki jumlah uang yang sama
  • Berjuang menghadapi kesedihan dan kehilangan anggota keluarga
  • Menghadapi konflik antar orang tua
  • Orang tua yang sulit menghadapi perceraian

Perubahan Anda sebagai orang tua:
Bersiap dengan beberapa pengalaman yang sulit yang orang tua hadapi. Pertimbangkan :

  • Berapa besar Anda akan merindukan anak Anda saat mereka tidak bersama Anda
  • Kesulitan untuk membagi tanggung jawab pengasuhan seperti mengantar pergi dan pulang sekolah, dan liburan
  • Suasana yang terbentuk saat Anda membantu anak Anda tetap berhubungan dengan semua kerabatnya, terutama kakek nenek
  • Kesedihan dan kehilangan yang Anda rasakan dengan tidak mampu ambil bagian dalam pengalaman hidup anak Anda sehari-hari
  • Membagi antara pekerjaan dan komitmen keluarga
  • Kesulitan saat melihat orang lain mengambil alih peran Anda dalam keluarga

Perubahan terhadap keuangan Anda
Penurunan pendapatan keluarga dapat membuat keadaan lebih sulit untuk anak beradaptasi dengan perceraian. Hal-hal seperti :

  • Berapa uang yang tersisa setelah proses perceraian
  • Apakah Anda dapat membeli rumah yang lain setelah Anda meninggalkan rumah
  • Biaya perawatan barang-barang rumah atau mobil
  • Terbiasa dengan pendapatan yang berbeda, terutama dari dua pendapatan menjadi satu sumber pendapatan

Perubahan terhadap pertemanan
Tidak selalu mungkin untuk memprediksi bagaimana respon teman-teman. Teman-teman dapat kesulitan untuk tetap berhubungan dengan kedua pasangan. Beri perhatian untuk:

  • Beberapa mungkin tidak menyetujui atau tidak dapat menerima perpisahan
  • Hubungan sosial Anda dapat terputus dan Anda dapat kehilangan beberapa teman
  • Anda mungkin harus memulai menemukan teman-teman baru
  • Anda mungkin perlu menemukan cara untuk bersosialisasi sebagai seorang yang single
  • Perlu waktu untuk terbiasa menjadi single setelah terbiasa sebagai pasangan
  • Dapat menjadi sulit untuk menemukan pasangan baru
  • Keluarga dan teman dapat kesulitan untuk menerima pasangan baru Anda

Memulai hubungan yang baru
Memulai hubungan yang baru dapat menyenangkan tetapi juga dapat memiliki kesulitan. Ingatlah akan:

  • Pasangan Anda bisa tidak menerima anak Anda
  • Anak Anda butuh waktu untuk mengenal pasangan baru Anda atau tidak menyukainya
  • Keluarga Anda bisa tidak senang dengan pilihan Anda dan ini dapat menimbulkan gesekan
  • Anda bisa tidak cocok dengan anak pasangan baru Anda
  • Anda bisa tidak nyaman saat mantan pasangan Anda sudah menjalin hubungan baru dan terlibat dalam pengasuhan anak Anda
  • Masalah yang sama dapat muncul kembali jika Anda tidak mengetahui apa yang salah dalam pernikahan Anda


Jika Anda memilih bercerai
Ingat untuk :

  • Anak Anda membutuhkan Anda, seringkali lebih sering
  • Tanggung jawab Anda kepada mereka terus berlangsung
  • Merawat diri Anda sendiri juga penting dan Anda akan perlu banayak dukungan saat Anda beradaptasi dengan hidup yang baru
  • Bisa membutuhkan waktu yang lama untuk mengatasi perpisahan; beberapa orang tidak dapat melupakannya dan membawa luka lama dalam hubungan baru mereka.

Orang dapat beradaptasi dengan bantuan
Selalu ingat :

  • Sudahkan Anda memberikan yang terbaik dalam pernikahan Anda?
  • Perceraian memberikan beban yang berat kepada semua pihak baik emosi maupun keuangan
  • Jika perceraian menjadi jalan keluar bagi Anda, pikirkan secara menyeluruh semua hal sehingga Anda dapat mempersiapkan lebih baik
  • Tanggung jawab terhadap anak Anda tidak dipengaruhi dengan perubahan hubungan Anda sebagai pasangan
  • Anak dapat mengatasi masalah dengan baik jika orang tua dapat bekerja sama untuk menghindari konflik
  • Anda tetap orang tua dari anak Anda setelah bercerai

Diterjemahkan dari :

http://www.parenting.sa.gov.au/pegs/Peg19.pdf

09/02/2009

Intip Kiat Pria Memangkas Berat Badan

Kenapa pria sepertinya lebih cepat menurunkan berat badan ketimbang wanita? Jangan mencak-mencak dulu atas "kelebihan" pria itu, Coba kita intip apa saja yang dilakukan kaum Adam.

Lucy sebal sama pasangannya. Walau mereka berdua sama-sama doyan makan, Lucy harus berolahraga super ketat agar berat badannya tak naik drastis, sedangkan Wibi, pasangannya, santai-santai saja. Olahraganya seperti puasa Senin-Kamis. "Tetapi, dia kok nggak gemuk-gemuk. Sebel nggak sih?" ucapnya.

Beda Simpanan Lemak

Ada banyak hal berbeda dalam tubuh pria yang perlu kita ketahui. Seperti ditulis dalam Good Health & Medicine, laki-laki memiliki distribusi penyimpanan lemak yang berbeda dengan wanita. Umumnya tubuh pria menyimpan lemak di bagian tengah tubuh, yaitu perut. Itu membuat bentuk tubuh mereka seperti apel atau disebut juga android.

Tubuh wanita menyimpan lemak di bagian gluteal, yaitu pinggul, paha, dan bokong, sehingga bentuk tubuhnya seperti pir atau ginoid. Hanya 12-15 persen dari pria yang memiliki bentuk tubuh pir.

Bentuk tubuh pir membuat perempuan secara hormonal dirugikan saat harus menurunkan berat badan. Lemak gluteal tidak dibuang semudah lemak perut. Namun, berkat peran hormon estrogen yang memerintahkan penyimpanan lemak, wanita dapat menyimpan cadangan energi untuk hamil.

Hal senada dikatakan ahli gizi olahraga Cassandra Forsythe, doktor peneliti di University of Connecticut. Perempuan, katanya, menyimpan lebih banyak lemak tubuh untuk reproduksi. "Kita memerlukan lemak tubuh untuk kelangsungan hidup bayi," ujar Forsythe.

Secara fisiologis, wanita tidak diuntungkan dengan urusan berat badan. Namun, jangan kecewa. Ingat-ingat saja, justru lemak abdominal dan bukan lemak gluteal yang dikaitkan dengan penyakit jantung koroner (PJK). Ukuran lingkar pinggang 94 cm pada pria, lebih dari 80 cm pada wanita, harus segera diwaspadai karena berisiko tinggi mengalami PJK.

Otot Lebih Banyak

Alasan lain mengapa pria lebih mudah mengelola berat badan karena tubuhnya berisi lebih banyak otot ketimbang wanita. Semua ini disebabkan pria memiliki lebih banyak hormon testosteron.

Menurut Adam Fraser, ahli olahraga yang menangani kegemukan dan diabetes, otot merupakan jaringan yang secara metabolis sangat aktif dan membutuhkan banyak kalori. Semakin banyak otot di tubuh kaum Adam, kian tinggi jumlah kalori yang bisa dibakar. Bayangkan saja, setengah kg otot membakar 50,4 kalori ekstra setiap harinya.

Otot merupakan pembakar lemak utama dalam tubuh manusia. Bila Anda memiliki lebih banyak otot, dapat membakar lemak lebih besar. Itu sebabnya, pria lebih cepat atau terkesan lebih mudah menurunkan berat badan. Namun, perlu diingat kondisi tersebut membuat badan pria lebih berat daripada perempuan.

Olahraga resistensi atau pembentukan tubuh sebaiknya tidak dihindari. Tak perlu khawatir bila tubuh perempuan nantinya berotot. "Tak perlu takut membentuk otot sebab hal ini akan membantu Anda menurunkan berat badan," ujar Fraser. Yang juga tak kalah penting, tulang Anda akan menyukai olahraga pembentukan karena meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mencegah osteoporosis.

Agar otot terbentuk, coba lakukan program angkat beban. Wanita bisa menyimpan dumbel atau barbel di rumah atau di kantor. Lakukan angkat beban layaknya para pria.

Tak ada salahnya Anda melakukan angkat beban dalam repetisi yang lebih sedikit dengan beban yang lebih berat. Angkat beban bisa dilakukan 2-3 kali per minggu. Bila masih ragu, cobalah berkonsultasi dengan pelatih olahraga di pusat kebugaran atau dokter spesialis olahraga.

Pria Tdak Membatasi Makanan!

Menurut Dr. Garry Egger, Direktur dari Professor Trim's Weight Loss For Men, pendekatan yang dilakukan pria untuk menurunkan berat badan kebanyakan berada pada tahap yang tidak terlalu mendalam. Pria makan sedikit, bergerak lebih banyak. Sementara wanita kebanyakan terlibat secara psikologis.

Egger meyakini bahwa proporsi perempuan dalam melakukan diet on-off lebih besar. Diet ini tidak bekerja dengan baik. Perempuan juga lebih cenderung melaparkan diri ketimbang pria. Keadaan ini akan menurunkan metabolisme. Pendekatan tidak makan adalah cara buruk untuk menurunkan berat badan.

Sebaliknya, pria sedikit saja melakukan diet. Perempuan, lanjut Egger, terlalu menekankan pada diet. Saat pria ingin menurunkan berat badan, mereka menyiapkan diri untuk mengubah gaya hidup.

Seorang instruktur fitnes, Silvestro Musumeci, berhasil membuang berat badan lebih dari 60 kg saat ia berhenti diet, mengubah gaya hidup, dan berolahraga lebih banyak. "Saya tak suka diet karena itu hanya solusi jangka pendek," ujarnya.

Tidak Lari ke Makanan

Bila kaum Hawa melarikan diri ke makanan saat stres melanda, tidak demikian dengan pria. Menurut Fraser, saat pria tertekan atau mengalami masalah, biasanya pergi ke luar dan melakukan kegiatan fisik dengan teman-temannya.

Mark Stephens, seorang hipnoterapis, mewanti-wanti perempuan untuk berhati-hati dengan situasi yang dialami. Apakah benar-benar lapar secara fisik atau lapar secara emosional? Cobalah merasakan irama perut Anda dan tanya diri Anda, apakah benar-benar lapar atau tidak?

Jika tidak lapar, alihkan perhatian yang membuat Anda gelisah dengan menari diiringi musik, push up, sit up, crunch, atau lari ke pusat kebugaran. Dijamin, rasa lapar akan hilang.

Tidak Terlalu Memikirkan Bobot Badan

Perempuan kerap menjadi emosional akan proses penurunan berat badannya. Saat emosi terlibat dalam penurunan berat badan, ucap Fraser, seluruh proses menjadi lebih sulit daripada yang semestinya.

Hadapi saja! Pria cenderung tidak menyabotase dirinya saat memulai program penurunan berat badan dan tak mengomel saat mereka keluar jalur. Mereka cepat sadar telah mengacaukan program tersebut dan kembali ke program semula.

Contohnya, bila pria tiba-tiba tergiur sepotong pai daging, mereka tidak akan menghabiskan sisa hari dalam siklus penyesalan. Mereka cenderung pragmatis dengan mengatakan, "Saya mungkin sebaiknya tidak memakannya". Itu saja!

Untuk para perempuan, sebaiknya tidak terlalu emosional bila melakukan kesalahan kecil itu. Berpikirlah secara logis seperti pria. Dan konsumsi makanan yang lebih baik di kesempatan berikutnya. Atau, berolahraga di pusat kebugaran untuk menghilangkan rasa bersalah itu.

Egois? Nggak Masalah!

Secara mendasar, perempuan kerap menempatkan diri di bagian akhir dan menempatkan orang lain terlebih dulu. Kondisi ini pada akhirnya membuat perempuan kelelahan. Jika ini terjadi, berarti perempuan sudah kekurangan waktu untuk hal yang bisa dilakukannya, seperti olahraga atau menyiapkan menu sehat.

Menurut Musumeci, tak ada salahnya bila sesekali perempuan agak egois. Banyak pria yang tidak menolak dua kali saat meninggalkan pekerjaan rumah tangga untuk bermain bola atau golf dengan teman-temannya.

Tak ada salahnya bagi Wanita, lanjut Musumeci, untuk menempatkan keinginannya terlebih dulu dan tidak merasa bersalah saat harus berolahraga atau bersantai.

Banyak Berkeringat

Olahraga intensitas tinggi seperti angkat beban yang berat, joging berat, atau olahraga pertandingan membakar kalori lebih banyak. Dan setelahnya, Anda masih mendapat "mengonsumsi" oksigen yang berlebih (excessive post oxygen consumption). EPOC, dinyatakan Fraser, terjadi kala metabolisme tubuh meningkat yang akan memberi efek bertahan hingga 48 jam.

Olahraga dengan intensitas cukup tinggi membuat pria lebih mudah berkeringat. Nah, keringat ini sangat disukai mereka. Kesannya, "Cowok banget!"

Keringat berperan baik sebagai alat ukur untuk mengetahui apakah Anda berolahraga hingga batas maksimum atau tidak. Diakui Musumeci, "Saat mulai berkeringat, berat badan saya mulai berkurang," Untuk membuat tubuh lebih berkeringat, lakukan olahraga intensitas tinggi atau berolahragalah seperti pria. Coba saja sepakbola atau basket.

Di sisi lain, pria mendorong dirinya lebih besar ketimbang perempuan. Amati saja di pusat kebugaran. Saat perempuan melakukan sesi kardio ringan, pria melakukan lari atau lari cepat dan angkat beban. Pria memang lebih agresif dan kompetitif saat berolahraga daripada saat bermain.

Jauhi yang Manis

Wanita lebih memilih makanan manis seperti cokelat dan es krim untuk mendorong emosi negatif. Begitu menurut hasil penelitian di Cornell University. Sementara pria lebih memilih makanan padat protein seperti steak.

Protein, terutama asam amino yang disebut leusin, penting untuk meningkatkan metabolisme dan mempertahankan otot. "Wanita ngemil cokelat dan makanan manis yang berdampak pada insulin dan hormon penyimpan lemak lain di dalam tubuh dan menyebabkan mereka ngemil lebih banyak sesudahnya," kata Forsythe.

Ditambahkan Musumeci, pria stres yang lari ke makanan akan memilih kebab, steak, atau kentang goreng. Mereka juga cenderung makan bersama teman-teman ketimbang duduk sendiri di rumah dan menjadikan makanan sebagai teman.

Mengonsumsi makanan berprotein menjadi saran terbaik kala Anda sedang sedih. Jadi pilihlah daging ayam, tuna, telur, keju cottage, kudapan tinggi protein dengan rasa cokelat. Protein bisa mengenyahkan rasa lapar dan keinginan ngemil.

Jangan berpikir untuk mengonsumsi gula sederhana. Lebih baik konsumsi salad dan steak. Akan lebih baik bila Anda makan bersama teman sambil curhat. Pasti lebih plong!

Sumber: Senior

7 Tips Sehat Minum Kopi

Bagiku, teman terbaik ngeblog di pagi hari adalah kopi. Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi -red) sering aku menanyakan tentang kebiasaan mereka minum kopi. Bukan hal yang mengejutkan kalau pada kenyataannya mereka rata-rata minum 5 cangkir kopi sehari! Lalu aku pun menyarankan mereka untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, padahal kopi dari Indonesia memiliki cita rasa yang tinggi dan digemari di seluruh dunia. Rugi? Nah, sebelum bergabung dengan kelompok orang yang tidak boleh minum kopi dan hanya bisa menelan ludah melihat orang lain mengecup si hitam manis ini, ada baiknya kita ketahui “7 Tips Sehat Minum Kopi” berikut:

Blog and Coffee

1. Dosis
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.


2. Sinyal Bahaya

Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat, namun sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (mis: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut, namun gejala ini akan hilang setelah 24-48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.


3. Dengarkan Respon Tubuh

Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!

4. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti misalnya : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.

Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.

Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.


5. Coffee Mix

Lima milligram kalsium hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sedangkan campuran kopi dengan alkohol kurang baik terutama pada orang dengan gangguan hati dan campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Caffeine juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah. Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi lho…


6. Kelompok Anti-Kopi

Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!


7. Check Up

Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya. JNC VII mengklasifikasikan hipertensi sebagai berikut :

Klasifikasi

Sistolik (mmHg)


Diastolik (mmHg)

Normal

< 120

Dan

<80

Pre Hipertensi

120-139

Atau

80-89

Hipertensi stage 1

140-159

Atau

90-99

Hipertensi stage 2

> 160

Atau

> 100

Demikianlah “7 Tips Sehat Minum Kopi“. Bila keluhan berlanjut, hubungi dokter! ;)


08/02/2009

Lima Sekawan Penghalau Lemak


Saat Lebaran Anda terpaksa mengonsumsi banyak makanan berlemak? Jangan tunda untuk segera "membereskannya". Berikut ini beberapa pilihan yang dapat diambil untuk menyingkirkan lemak dari tubuh kita.

Teh Hijau

Pamor teh hijau makin mendunia setelah semakin banyak riset mengungkapkan manfaat sehatnya. Teh hijau disebut bagus untuk membantu memerangi penyakit sekelas jantung dan kanker. Penelitian juga membuktikan bahwa minum teh hijau bisa membantu memerangi penumpukan lemak.

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition itu mengungkapkan bahwa orang yang minum sebotol minuman ekstrak teh hijau setiap hari selama tiga bulan ternyata kehilangan lemak tubuh lebih banyak dibandingkan dengan yang minum hanya teh oolong. Zat yang membantu memicu penurunan lemak tubuh itu ternyata ada pada katekin. Ia menstimulasi tubuh membakar kalori dan menurunkan lemak tubuh.

Teh hijau sama seperti teh hitam dan oolong, berasal dari tanaman bernama Latin Camellia sinensis. Namun, dalam pemrosesannya, teh hijau tidak difermentasi seperti "saudara-saudaranya" yang lain. Sama-sama mengandung polifenol seperti jenis teh lain, khusus teh hijau kaya akan jenis polifenol bernama katekin. Zat inilah yang berkhasiat antiperadangan, antikanker, serta menurunkan penumpukan lemak dan kolesterol.

Sebanyak 35 pria Jepang diukur penurunan lemak tubuhnya dalam penelitian soal manfaat katekin untuk penurunan lemak itu. Mereka punya berat badan yang sama serta ukuran lingkar pinggang, lalu dibagi menjadi dua kelompok.

Tiga bulan pertama, kelompok pertama minum teh oolong yang diperkaya ekstrak katekin 690 mg. Kelompok kedua minum teh oolong dengan tambahan 22 mg katekin.

Selama penelitian para pria itu sarapan dan makan malam yang sama dan diberi instruksi mengontrol kalori dan asupan lemak, sehingga total pola makannya sama. Setelah tiga bulan, para pria yang minum ekstrak teh hijau mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

Mereka juga mengalami penurunan indeks massa tubuh, ukuran lingkar pingang, dan total lemak tubuh. Tak hanya itu, mereka yang minum teh hijau mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) pula.

Jeruk Nipis

Buah jeruk nipis adalah andalan para yogi untuk hidup sehat. Filosofi pengobatan India kuno Ayurveda percaya bahwa makanan pertama yang kita santap di pagi hari akan mengatur suasana hati selama seharian. Dengan kepercayaan itu, mereka minum segelas air hangat yang diberi potongan jeruk nipis atau lemon.

Segelas air hangat dan jeruk nipis itu menstimulasi saluran cerna dan gerakan peristaltik usus kita. Dalam waktu tak lama setelah minum, urusan buang air besar pun jadi lancar. Racun-racun di saluran cerna terbuang dengan mudah. Selain itu, jeruk nipis bagus untuk tubuh karena kaya akan vitamin dan mineral.

Sayangnya belum banyak penelitian tentang jeruk nipis sebanyak penelitian manfaat teh hijau untuk menghajar lemak atau menurunkan kolesterol. Sebuah penelitian yang tak disebutkan diterbitkan dari jurnal mana, menulis jeruk nipis bisa menurunkan kolesterol. Dalam sebuah tes laboratorium, ditemukan bahwa jika terekspos limonin yang terdapat dalam jeruk nipis, sel hati manusia memproduksi lebih sedikit apo B, sebuah senyawa yang terkait dengan kadar kolesterol.

Jeruk nipis bukan hanya menyehatkan kadar lemak dalam tubuh, tetapi juga bisa jadi pilihan untuk mengurangi garam saat mengolah makanan Jeruk jenis ini diyakini bisa lebih mengeluarkan aroma masakan. Masakan jadi lebih lezat dan sehat.

Bawang Putih

Kalau ada peribahasa, sebuah apel sehari menjauhkan kita dari penyakit, tampaknya itu juga berlaku untuk bawang putih. Selama berabad-abad manusia mengonsumsi bawang putih sebagai bumbu masakan sekaligus sebagai obat.

Bawang putih ini dipercaya punya banyak manfaat penyembuhan. Di antaranya untuk mengobati luka gigitan hewan, nanah, luka, sakit kepala, jerawat, dan termasuk juga mengobati pilek karena kandungan antibakteri, antijamur, dan antivirusnya.

Keunggulan manfaat bawang putih itu berkat kandungan flavonoid di dalamnya. Flavonoid itu memiliki kualitas antioksidan, yang tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga untuk kecantikan dan keawetmudaan kulit.

Bedanya dengan apel, bawang putih mengandung allicin, cairan berminyak yang bau. Ini yang menjadikan bawang putih memiliki bau yang khas. Meskipun bau, zat allicin ini merupakan bahan antibakteri karena kandungan sulfurnya yang aktif.

Dalam urusan menggempur lemak dan kolesterol yang mengganggu kesehatan, bawang putih juga bisa jadi andalan. Karena kandungan antioksidannya yang kuat, bawang putih bisa membantu mencegah agar kolesterol jahat (LDL) tidak teroksidasi. Dengan cara ini timbunan kolesterol yang menyumbat pembuluh arteri bisa dikurangi dengan konsumsi bawang putih.

Meskipun sehat, perlu diingat untuk pasien jantung atau penyakit berat lain agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bawang putih. Jangan konsumsi lebih dari tiga atau empat bawang mentah sehari karena bisa membuat darah jadi encer dan mungkin menyebabkan timbulnya penyakit lain.

Acar

Diperkirakan acar ditemukan di India sekitar 4.000 tahun silam. Makanan ini pernah dipuji manfaat sehatnya oleh Aristoteles. Bahkan, Napoleon Bonaparte mengakui khasiat sehatnya dan memberi acar sebagai salah satu ransum prajuritnya. George Washington pun tak ketinggalan punya koleksi 476 jenis acar.

Acar ketimun dan wortel punya manfaat sehat karena mengandung bakteri baik yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat di saluran pencernaan. Acar sayuran ini juga memiliki kandungan vitamin C lumayan tinggi. Kadar antioksidan yang tinggi ini bermanfaat membantu penyerapan zat besi lebih baik.

Ahli gizi Carol S. Johnston dari Arizona State University, AS, menemukan bahwa konsumsi acar dapat menurunkan meroketnya kadar gula darah setelah makan. Belum diketahui secara pasti apa yang bisa meredam naiknya kadar gula setelah makan acar, tetapi dia mencurigai asam yang terdapat dalam cuka dan acar mencegah pencernaan karbohidrat di perut.

Johnston meneliti sekelompok orang. Dalam kelompok itu sepertiga adalah penderita diabetes tipe dua, seperti penderita pradiabetes, dan sepertiga sisanya tak punya tanda diabetes.

Para subjek penelitian itu diperiksa gula darahnya setelah makan sarapan kaya karbohidrat. Ternyata konsumsi cuka memperbaiki kadar gula darah ketiga kelompok itu, tetapi yang terbaik adalah para penderita pradiabetes.

Jus Buah Penolak Lemak

Bahan:
1 buah jeruk nipis
1 buah timun ukuran sedang
2 buah apel malang/apel hijau

Cara membuat:
Cuci bersih semua bahan, potong seperlunya, jeruk dibuang bijinya lalu ambil sarinya menggunakan juicer. Tuangkan ke dalam gelas, hidangkan.

Sumber: Senior


31/01/2009

Mempertajam 8 Inteligensia



Otak kita memiliki delapan jenis intelegensia. Kesemuanya bisa dioptimalkan dengan latihan banyak hal yang berbeda-beda. Pemanfaatan delapan intelegensia ini berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan kiri.

1. Intelegensia linguistik
Dipertajam dengan banyak membaca, melakukan permainan kata misalnya plesetan, berpuisi, berlatih diskusi, dan mengungkapkan sesuatu.

2. Intelegensia logis matematis
Dimaksimalkan dengan membuat rencana rinci anggaran belanja dan pendapatan pribadi, keluarga, atai perusahaan, menghitung setiap ada kesempatan atau apa pun latihan daya ingat yang terkait dengan bilangan.

3. Intelegensia visual spasial
Diasah dengan latihan mencorat-coret, menggambar, membaca peta, bermain jigsaw, membongkar benda dan memasang kembali, melakukan apresiasi seni, membuat diagram saat menjelaskan gagasan, membuat denah daerah atau rumah.

4. Intelegensia kinestetik
Ditempa dengan melakukan olah fisik secara teratur, membuat prakarya, berlatih menari atau berdansa, berlatih mengekspresikan diri dengan gerakan tangan atau bahasa tubuh lain.

5. Intelegensia musik
Dikembangkan dengan berlatih memainkan alat musik, menyanyi dengan suara tidak sumbang, mengingat irama lagu, atau menggumamkan irama lagu, mengingat bunyi tertentu.

6. Intelegensia naturalis
Dilatih dengan mencintai binatang, mengenal berbagai nama jenis pohon, bunga, tanaman, mempelajari cara kerja tubuh, kehidupan margasatwa, meminati isu-isu sosial, psikologi, biologi, ekologi, dan mempelajarinya.

7. Intelegensia interpersonal
Dikembangkan dengan bergaul, meminati olahraga tim seperti sepakbola, basket, bridge, membina persahabatan, berlatih berorganisasi, belajar bekerja sama dengan orang lain.

8. Intelegensia intrapersonal
Dilatih dengan mencari waktu untuk menyendiri, merefleksikan hidup, mengembangkan minat dan hobi, mencoba memahami diri, menetapkan visi dan misi pribadi, mengikuti berbagai latihan untuk mengembangkan diri.

Melatih otak tidak hanya sekadar mengingat, Justru dengan berbagai macam kegiatan yang kita jalani setiap hari, otak akan semakin berkembang karena otak adalah pusat aktivitas dan hidup manusia.

Aktiflah selalu, makin encer otak Anda.
Sumber: Senior

30/01/2009

Selalu Terserang Kantuk? Coba Diet Low Carb




Menganut diet rendah karbohidrat mungkin akan membantu orang-orang tetap awas dan memerangi rasa ngantuk yang datang siang hari.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang yang menyandang narcolepsy yang mengikuti diet rendah karbohidrat Atkins mengalami perbaikan lumayan dalam hal rasa mengantuk siang hari.

Narcolepsy merupakan gangguan neurologis yang berdampak pada pengendalian tidur dan bangun. Gangguan ini menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang dan orang dengan gangguan ini biasanya tak mampu melawan kantuk, hingga tak sadar tertidur di siang hari, bahkan pada jam kerja. Wah!

Meskipun temuan awal ini menunjukkan bahwa perubahan pola makan membantu memperbaiki rasa mengantuk di siang hari, para peneliti mengatakan studi lebih komprehensif dibutuhkan untuk menentukan apakah diet rendah karbohidrat, penurunan berat badan atau faktor lain bertanggung jawab pada dampak menguntungkan ini.

Dalam studi yang hasilnya dimuat pada jurnal Neurology edisi Juni (2004), para peneliti menanyai sembilan orang berbadan gemuk penyandang narcolepsy yang mengikuti diet rendah karbohidrat yang dijabarkan dalam buku Dr. Atkins' New Diet Revolution selama delapan pekan. nasihat diet ini membatasi asupan karbohidrat kurang dari 20 gram per hari.

Salah satu peserta keluar dari studi ini setelah empat pekan sebab tidak mampu mengikuti pola diet yang memang lumayan berat.
Diantara peserta yang menyelesaikan studi selama delapan pekan, para peneliti menemukan bahwa gejala-gejala narcolepsy berkurang sebesar 18% dan jumlah serangan tidur siang hari berkurang 13%.

Para peserta kehilangan berat badan rata-rata 15 pon dalam studi ini, dan dilaporkan tak ada dampak serius. Empat orang mengalami efek samping sementara termasuk sakit kepala, kram kaki serta sulit berkonsentrasi.
Wah, boleh juga nih. Berat badan turun, rasa kantuk terkendali!
Sumber: hanyawanita.com

Membebaskan Diri dari Depresi

Membebaskan Diri dari Depresi


Ketika perasaan sedang biru, kadang susah mengubah suasana biru itu menjadi merah. Berikut ini strategi untuk berdamai dengan dunia dan bebas dari depresi.

1. Beri makan otak
• Cari makanan rendah kalori yang renyah, seperti disarankan Dr. Madelyn Fernstorm, direktur UPMC Weight Management Center. Makanan renyah jadi olahraga buat gigi. Pilih wortel, seledri, atau apel, jangan keripik goreng.
• Jangan gunakan makanan sebagai pengobatan swadaya. Makanan memang memberi kenyamanan, tetapi merupakan sumber energi. Lebih baik jalan-jalan sejenak di taman untuk menyegarkan otak.
• Hindari kelebihan stimulan seperti kafein.
• Zat nutrisi seperti folat, vitamin B6 dan B12 berperan dalam menjalankan fungsi otak yang benar. Mungkin vitamin ini bisa mengusir depresi. Temukan vitamin itu dalam jus jeruk, kacang merah, atau pisang.

2. Bernapas dengan benar
"Semua oprang butuh latihan pernapasan," kata Mark Liponis, MD, penulis buku UltraLongevit: The Seven Steps Program for a Younger, Healthier You. Sistem kekebalan tubuh merespon secara instan setiap perubahan dalam pernapasan karena itu merupakan sinyal ancaman. Helaan napas yang cepat dan dangkal merupakan respon stres yang kemudian dlkirimkan ke sistem kekebalan tubuh.

• Pelankan napas, biarkan diafragma mengalami kontraksi penuh.
• Rasakan napas melewati seluruh paru-paru.
• Ingatlah untuk membuang napas. Buang napas sampai habis.

3. Kenali diri sendiri
Semua orang punya gaya sendiri untuk melepaskan rasa marah. "Temukan metode rileksasi yang berguna untuk diri sendiri dan simpan dan kotak pertolongan pertama," kata psikiater dan penulis buku For Some, It's Deep Breathing; Others Thrive on Exercise. Buat orang lain, mungkin rileksasi itu berupa obrolan dari hati ke hati yang diikuti dengan perawatan spa.

• Penelitian membuktikan bahwa latihan ritmis paling sehat untuk kekebalan tubuh. Pilih berenang, dayung, dansa tango, atau jalan-jalan.
The National Institute of Health mendukung akupuntur untuk memperbaiki tidur, mengurangi nyeri dan kesehatan tubuh secara umum.

4. Keluar dari perangkap yang sama
Apakah Anda mengalami deja vu? Banyak orang melakukan hal salah yang sama di kantor, di rumah. Sebenarnya mudah untuk lepas dari situasi yang salah terus-menerus itu. Segera keluar dari cerita lawas dan bahas dengan orang lain, sehingga Anda dapat perspektif yang berbeda. Beri diri sendiri kesempatan memeriksakan kenyataan agar menemukan akar dari masalah. Itu juga bisa ditemukan saat Anda berkonsultasi dengan terapis. Dengan bantuan terapis, Anda dapat membantu merevaluasi situasi.

5. Dapatkan "Vitamin C" plus
Cinta atau "Vitamin C" plus canda tawa merupakan obat yang ampuh untuk mengobati kemarahan, ketakutan, dan kekecewaan. Ketiganya merupakan sebuah emosi yang menandakan tubuh terancam bahaya. Cinta tak selalu berarti roman. Cinta bisa Anda dapatkan dari hewan peliharaan, orangtua, atau dari kegiatan merawat tanaman. Temukan aktivitas yang memungkinkan Anda mendapat teman baru dan sahabat.
Sumber: Senior

15/01/2009

Cacar air bisa berulangkah?

Cacar air biasanya mengenai seseorang hanya sekali seumur hidup. Namun, sejumlah orang mengaku mengalaminya bisa dua hingga tiga kali. Mengapa orang bisa terkena cacar berulang kali?

Cacar air merupakan penyakit infeksi yang sangat menular, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. "Dan kebanyakan memang hanya terjadi sekali," kata Dr. Antonius Arya dari Klinik Imunisasi Dewasa, RS Internasional Bintaro, Jakarta.

Nah, bila cacar itu terjadi lagi pada orang yang pernah terkena, tuturnya, kemungkinan besar itu merupakan herpes zoster. Herpes ini sangat berbeda dengan herpes kelamin yang merupakan golongan penyakit menular seksual.

Lemas dan demam

Cacar air berjangkit melalui batuk dan bersin serta sentuhan langsung dengan cairan dalam lepuh cacar air. Di kalangan anak sehat, penyakit ini biasanya tidak parah dan berlangsung singkat. Kondisi pasien bisa menjadi parah bila disertai terjadinya infeksi bakteri pada kulit yang mengakibatkan bekas luka, radang paru-paru, atau radang otak.

Ditambahkan Dr. Antonius, penyakit ini merupakan penyakit kulit yang cepat menular. Timbulnya tiba-tiba dan paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa terkena. Dan bila orang dewasa yang menderita cacar air, umumnya gejalanya lebih parah.

Penyakit ini timbul pada penderita yang daya tahan tubuhnya menurun. Pada penderita yang memiliki daya tahan tubuh bagus, gejala yang ditimbulkan hanya ringan dan berlangsung singkat dibandingkan dengan penderita yang daya tahan tubuhnya lemah.

Penyakit cacar air yang dikenal dengan varisela biasanya ditandai oleh keluhan tubuh mendadak lemas, tak mau makan, demam, dan gatal-gatal. Virus Varicella ditularkan melalui percikan ludah penderita, bisa juga melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuhan kulit penderita atau secara tidak langsung melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan lepuh penderita.

Masa inkubasinya, dinyatakan alumnus FK Universitas Sebelas Maret, Surakarta ini, antara 10 hingga 21 hari. Pada anak-anak, jarang dijumpai stadium sebelum kelainan kulit muncul (prodromal). Sementara pada anak yang lebih besar dan orang dewasa, sering didahului stadium prodromal berupa gejala tubuh lemas, demam, malas makan.

Karena gejala-gejala tersebut mirip dengan gejala banyak penyakit lain seperti flu atau campak, banyak orang terkecoh. Setelah muncul erupsi atau kelainan pada kulit, yang merupakan gejala khas cacar air, barulah ketahuan dengan jelas penyakitnya.

Jangan digaruk

Setelah masa inkubasi, diikuti timbulnya ruam berbintik merah yang berubah menjadi lepuh dalam beberapa jam. Bentuk lepuhannya khas, yaitu seperti tetesan embun (teardrops). Lepuhan ini rata, tidak ada lekukan di tengah (unumbilicated vesicle). Kalau ada lekukan di tengah lepuhan, biasanya bukan cacar air.

"Jika terlihat ada lepuhan, dan mulainya dari bagian tengah badan ke samping, didahului oleh gejala lemas, demam, disertai nafsu makan menurun, dokter sudah memikirkan kemungkinan Anda terkena cacar air," ujarnya. Apalagi jika sekitar dua minggu sebelumnya ada kontak dengan penderita cacar air.

Ruam tadi dapat mengenai kulit dan mukosa, yaitu bisa di badan, muka, dan bagian tubuh yang lain. Bila lepuhan digaruk, akan pecah dan terbuka, dan mudah kemasukan bakteri. Jika mandi dengan air yang tak bersih misalnya, akan terjadi infeksi sekunder karena bakteri.

Jika infeksi ini terjadi, berarti penyakit virus cacar air akan ditambah dengan penyakit bakteri kulit. Penyembuhannya pun tidak lagi primer dan biasanya akan mengakibatkan terbentuknya jaringan ikat (scar) yang akan meninggalkan bekas.

Dosis ketinggalan

Penularan cacar air, seperti dituturkan Dr. M. Yulia Anggraini dari Klinik Bina Insani, Jakarta Selatan, sudah dimulai sebelum timbulnya kelainan kulit, yaitu pada masa inkubasi (24 jam sebelum erupsi). Ketika mendekati masa sembuh pun, masih berisiko untuk menular.

Menurut penelitian, sekitar 12 hari setelah sembuh, penderita baru "aman". Namun, agar lebih aman, sebaiknya tiga minggu setelah sembuh, penderita jangan melakukan kontak dengan orang lain.

Komplikasi penyakit ini pada anak-anak umumnya jarang timbul. Namun, pada orang dewasa dapat menimbulkan terjadinya radang otak (ensefalitis), paru-paru (pneumonia), ginjal (glomerulonefritis), jantung (karditis), hati (hepatitis), bahkan kematian, jika daya tahan tubuh penderita sangat buruk.

Tak ada terapi spesifik untuk cacar air. Bila demam, dapat diberikan obat penurun panas. Untuk mengurangi rasa gatal dapat diberikan bedak yang ditambah dengan zat antigatal (mengandung mentol, kamfora). Selain mengurangi rasa gatal, bedak ini berguna mencegah pecahnya lepuhan lebih dini. Jika timbul infeksi sekunder dapat diberikan antibiotika.

Setiap orang bisa terkena cacar air, baik mereka yang sudah maupun belum divaksinasi. Sekitar 75 persen anggota masyarakat menderita infeksi cacar air sebelum usia 12 tahun. Orang yang pernah menderita cacar air dianggap kebal dan tidak memerlukan vaksin.

Program Imunisasi Nasional, lanjut Dr. Yulia, memberikan imunisasi secara gratis bagi bayi usia 18 bulan yang belum pernah menderita infeksi cacar air dan dosis ketinggalan untuk remaja kelas 1 SMP, yang belum pernah menderita cacar air dan divaksinasi sebelumnya. Jika di rumah ada anggota keluarga yang belum pernah terjangkit, dewasa maupun anak-anak, usahakan tidak berkontak langsung dengan pasien cacar air.

Langkah yang efektif adalah mendapat vaksinasi cacar air.

Beda Cacar Air dan Cacar Api

Menurut Dr. M. Yulia Anggraini dari Klinik Bina Insani, Jakarta Selatan, istilah kedokteran untuk cacar air adalah varisela. Sementara itu, cacar monyet atau cacar api adalah penyakit kulit lain yang disebut impetigo. Impetigo terdiri atas dua jenis, yakni impetigo krustosa (pada beberapa daerah) yang biasa disebut cacar madu, dan impetigo krustosa atau cacar api (cacar monyet).

Meskipun sama-sama disebut cacar, kedua penyakit ini (cacar madu dan cacar api) tidak sama dengan cacar air. Sebab, seperti dinyatakan Dr. Yulia, cacar air disebabkan virus, sedangkan cacar api adalah bakteri Staphylococcus. Virus dan bakteri adalah dua jenis sumber penyakit yang berbeda. Karena itu, penanganan yang diperlukan berbeda pula.

Cacar madu merupakan kelainan yang terjadi di sekitar lubang hidung dan mulut. Cirinya adalah kemerahan di kulit dan lepuh yang cepat memecab, sehingga meninggalkan keropeng (kulit mati) yang tebal dan berwarna kuning, seperti madu. Bila keropeng dilepaskan, terlihat luka lecet di bawahnya.

Bandingkan dengan cacar api yang sering muncul di ketiak, dada, dan punggung. Cirinya adalah muncul warna kemerahan di kulit dan gelembung-gelembung (mirip kulit yang tersulut bara api rokok). Kemiripan inilah yang mungkin membuatnya disebut cacar api.

"Gelembung di kulit ini berisi nanah yang mudah pecah. Cacar api sangat mudah menular dan berpindah dari satu bagian kulit ke bagian lain. Jika terjadi pada bayi baru lahir, infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Penyakit ini dapat disertai demam dan menimbulkan infeksi serius," papar Dr. Yulia.

Karena penyebabnya berbeda, pengobatan kedua jenis cacar tersebut di atas juga berbeda. Meski demikian, ada pula kesamaan di antara keduanya, yakni menimbulkan bekas kalau sampai pecah. Jenis cacar air lebih berat bekasnya.

Nah, bila telah ditemukan penyebabnya, terapinya bisa relatif mudah. "Mengingat cacar api penyebabnya adalah bakteri, tinggal diberi antibiotik yang paten. Mudah-mudahan pasien segera sembuh. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga self hygiene atau kebersihan diri yang baik, agar tidak terjangkit penyakit ini," ujarnya.

Cacar (Tanpa Air) Paling Ganas

Beda cacar air, beda pula cacar tanpa air. Dijelaskan oleh Dr. Yulia Anggraini, cacar yang tidak pakai air ini bahasa medisnya adalah smallpox atau variola.

Beberapa abad lalu virus yang diperkirakan berasal dari India atau Mesir ini mewabah dan membunuh banyak orang. Karena banyak bayi yang meninggal akibat serangan virus ini, tumbuh tradisi yang pantang memberi nama bayi yang baru lahir. Jika si bayi dapat bertahan dari variola, barulah ia akan diberi nama.

Smallpox ini tidak pandang bulu, menjangkiti kalangan mana pun. Tercatat penyakit ini telah membunuh Ratu Mary II dari Inggris, Raja Luis I dari Spanyol, Kaisar Joseph I dari Austria, Ratu Ulrika Elenora dari Swedia, Raja Louis XV dari Prancis, dan Tsar Peter II dari Rusia.

Para ahli kesehatan menyatakan bahwa keganasan virus variola melebihi gabungan berbagai penyakit infeksi lainnya. Virus ini sangat mudah menyebar dari orang ke orang. Gejala terjangkitnya smallpox mirip gejala flu, termasuk demam tinggi, keletihan, sakit kepala, dan sakit punggung, diikuti munculnya ruam di kulit.

Tidak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini, dan hanya imunisasi di seluruh dunia yang mampu menghentikan penyebaran smallpox, yang dilakukan pada tiga dekade lalu. Mungkin karena dinilai telah berhasil membungkam cacar ganas ini, pada tahun 1972 pemerintah Amerika Serikat menghentikan vaksinasi rutin.

Catatan tentang cacar (variola):

1. Penyebabnya adalah virus Poxvirus (beda dengan varisela dan zoster).
2. Hampir mirip cacar tetapi vesikelnya jauh lebih banyak. Isi vesikelnya tidak hanya cairan, tetapi nanah dan darah.
3. Terkadang perdarahan begitu banyak. Virusnya dapat mengganggu sistem hematopoetik, sehingga menyebabkan kematian.
4. Dunia menyatakan bebas cacar (variola) tahun 1980. WHO menyatakan kasus terakhir ditemukan di Somalia tahun 1977.
5. Hanya ada dua pusat laboratorium riset di Amerika yang menyimpan virus ini. Masih diperdebatkan apakah akan dimusnahkan atau tidak.
6. Para ahli khawatir virus ini bisa disalahgunakan dan dijadikan senjata biologis untuk menyebarkan penyakit. Ada tuduhan bahwa Irak memiliki virus Variola ini.

Apa Sih Cacar Ular?

Suatu ketika di Klinik Bina Insani, Jakarta Selatan, seorang pasien bertanya, "Dokter, saya seperti mengalami cacar air beberapa tahun lalu, ada ruam-ruam di bagian dada, punggung, mata, dahi, dan hanya di satu sisi tubuh." Menurut Dr. M. Yulia Anggraini yang berpraktik di klinik itu, gejala yang dialami pasien itu patut dicurigai sebagai penyakit herpes zoster.

Penyakit yang populer dengan sebutan dampa, dompo, atau cacar ular ini biasa menyerang orang dewasa/lanjut usia, merupakan sekuel dari penyakit varisela. Ketika seseorang sembuh dari varisela, kalau sial, ada sedikit virus yang berdiam di ganglion saraf. Bila keadaan penderita lemah, kelelahan, atau pada penderita AIDS, si virus yang tadinya diam saja muncul dan menimbulkan herpes zooster. Sangat jarang zooster muncul tanpa didahului varisela.

Gejala herpes zoster, menurut Dr. Yulia, berupa gelembung berkelompok, hanya pada suatu segmen tubuh atau sebelah badan. Rasanya sakit, perih, panas. Pada cacar air, pasien hanya merasa gatal. Virus hidup dalam jaringan saraf belakang. Lokasi kelainan pada kulit sesuai dengan daerah persarafan jaringan tersebut.

Gejala herpes zooster dimulai dengan sakit parah pada bagian dada, punggung, atau di mata dan dahi. Kerap terjadi hanya pada satu sisi tubuh.

Sehari atau dua hari kemudian, herpes muncul pada daerah kulit yang dihubungkan dengan radang saraf. Gejala umumnya adalah panas, pusing, dan tidak ada nafsu makan. Sering juga terasa nyeri di otot dan tulang, kemudian timbul ruam di kulit berwarna kemerahan. Dalam waktu singkat berubah bentol-bentol yang berisi cairan jernih (vesikel). Vesikel ini biasanya berkelompok, berbeda tingkat kematangan isi cairannya. Ada yang jernih, keruh, berisi nanah, bahkan ada yang berisi seperti darah.

Lain dengan herpes kelamin, herpes zooster sama sekali tidak ditularkan akibat kontak hubungan kelamin. Penularannya melalui udara, ludah, atau dari kontak langsung dengan kulit yang sakit.

Patut diwaspadai nyeri yang timbul sesudah serangan herpes. Biasanya berlangsung selama beberapa bulan, kadang sampai beberapa tahun. Semakin tua usia penderita herpes zooster, makin tinggi pula risiko terkena serangan nyeri.

Berbahaya kalau herpes zooster muncul di wajah dan gelembungnya kena mata. Karena itu, herpes perlu penanganan harus tuntas. "Tidak benar kalau merasa sudah sembuh lalu menghentikan obat," ujar Dr. Yulia.

Obat antibiotika tidak dianjurkan. Salah satu obat adalah golongan asiklovir, dengan dosis 5 kali 800 mg selama 7-10 hari.

Tertular Cacar Ketika Hamil

Santi yang sedang hamil delapan bulan tertular penyakit cacar air dari kedua anaknya yang masih balita. Ia merasa cemas virus cacar itu akan membahayakan janinnya. Untunglah menurut dokter tubuhnya sudah imun karena ketika belia pernah terkena cacar. "Tetapi, saya tetap rutin berkonsultasi dengan dokter supaya kondisi janin terus terpantau dengan baik," ujar perempuan yang tinggal di Bandung ini.

Menurut situs CDC (Centers for Disease Control and Prevention), pada ibu hamil yang tidak imun, terutama di empat bulan pertama kehamilan, penyakit cacar dapat membuat janin berisiko terkena kelairan bawaan yang disebut sindroma varisela. Kondisi ini ditandai oleh adanya kelainan bawaan, bisa berupa:

- luka-luka parut di kulit,
- cacat pada anggota badan,
- ukuran kepala kecil,
- gangguan pendengaran atau penglihatan,
- perkembangan mental atau motorik tidak normal.

Ibu hamil yang terkena cacar dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan ultrasound secara rinci setidaknya pada usia kehamilan 18-20 minggu, guna melihat ada-tidaknya tanda-tanda kelainan bawaan gangguan lain. Ada kalanya diperlukan konsultasi dengan ahli genetik untuk membicarakan risiko yang akan timbul dan keputusan apa yang sebaiknya diambil.

Jika sakit cacat terjadi pada kehamilan tua dan lebih dari lima hari sebelum melahirkan, kemungkinan kondisi bayi akan baik-baik saja. Ini karena lima hari setelah terinfeksi virus cacar, tubuh si ibu membangun antibodi terhadap virus dan bayi mendapatkan antibodi tersebut lewat plasenta.

Apabila ibu terkena cacar 5-21 hari sebelum bayi lahir, ada kemungkinan si bayi terkena cacar beberapa hari setelah lahir. Namun, karena sudah ada antibodi, kondisinya tidak parah.

Akan lebih membahayakan jika penyakit cacar itu dialami ibu hamil antara lima hari sebelum melahirkan dan dua hari setelah melahirkan. Si kecil berisiko terpapar virus dan bisa menjadi serius karena tidak sempat mendapat kiriman antibodi dari sang ibu.

Pada kasus ini, 30-40 persen berisiko mengalami varisela neonatal yang mungkin memerlukan penanganan jangka panjang, bahkan sepanjang hidup. Keparahan ini bisa dikurangi dengan suntikan varicella zoster immune globulin (VZIG) segera setelah lahir.

Agar Penderita Lebih Nyaman

Serangan penyakit cacar, meski sifatnya ringan, tetap bisa membuat pasien terganggu dan merasa tidak nyaman. Demam bercampur rasa gatal dan ketidaknyamanan lain membuat pasien, terutama anak-anak, bisa merengek semalaman.

"Cucu saya juga lagi kena cacar air tuh, rewel terus jadinya. Saya sampai nggak bisa tidur, ikut jagain dia," cerita Tatty yang tinggal di kawasan Sarua, Tangerang ini.

Untuk meringankan gangguan tersebut, orangtua bisa melakukan kiat-kiat berikut:

- Beri kompres dingin yang telah dibubuhi obat antigatal setiap 3-4 jam pada beberapa hari pertama. Mandi air hangat yang telah diberi obat antigatal setiap hari juga diperbolehkan. Mandi tidak membuat cacar menyebar.
- Keringkan tubuh dengan cara menekan-nekannya dengan handuk, bukan menggosoknya.
- Beri lotion atau bedak antigatal pada area yang gatal, tetapi tidak untuk muka, terutama di dekat mata.
- Ganti baju setiap hari.
- Cacar yang tumbuh di mulut membuat penderita sulit makan. Pilih makanan yang dingin, lembut, atau sudah diblender. Hindari makanan asam seperti jus jeruk atau asin karena bisa membuat luka di mulut makin perih.
- Tanyakan kepala dokter tentang krim pereda nyeri untuk dioleskan pada luka di daerah genital jika cacar juga muncul di area intim tersebut.
- Hindari pemberian aspirin karena berkaitan dengan sindroma Reye, yang bisa mengarah pada gangguan lever.
- Potong kukunya agar tidak menggaruk ruam di kulit untuk menghindari timbulnya infeksi. Mungkin perlu memakai kaus tangan.
- Pisahkan dari orang sehat agar mereka tidak tertular.

Pilih Vaksin atau Imun Karena Cacar?

Tak sedikit orangtua yang ragu terhadap vaksinasi cacar karena anak yang sudah diimunisasi tetap berisiko terkena cacar air. Sementara bila anak pernah terkena cacar, di tubuhnya akan terbangun antibodi terhadap virus tersebut. Jadi, lebih baik mendapat kekebalan dari vaksinasi atau dari infeksi virus varicella itu sendiri?

Dr. Antonius Arya menjawab dengan tegas, "Vaksinasi!" Vaksinasi memberikan perlindungan penuh terhadap cacar air pada 8-9 dari 10 orang. Pada orang yang tetap mengalami cacar air setelah vaksinasi, cacar air yang dialami sangat ringan, dengan jumlah ruam di bawah 50, demam ringan atau tanpa demam. Sakit cacar juga hanya berlangsung beberapa hari. Bandingkan dengan 500 ruam (lepuh) yang bisa dialami pasien cacar karena belum divaksinasi.

Pada anak yang telah divaksin, cacar yang terjadi bersifat ringan hingga sedang. Jika anak belum divaksin, infeksi cacar berisiko menimbulkan komplikasi berupa pneumonia berat, kejang atau infeksi otak (ensefalitis), bahkan bisa fatal.

Vaksinasi sebaiknya diberikan kepada:

1. Anak usia 12-18 bulan yang belum terkena cacar air harus mendapatkan satu dosis vaksinasi.
2. Anak usia 19 bulan hingga 13 tahun yang belum terinfeksi cacar air harus mendapatkan satu dosis vaksinasi.
3. Orang dewasa yang belum mengalami cacar air dan bekerja atau tinggal di lingkungan yang rentan penularan cacar air, seperti di sekolah, panti penitipan anak, rumah sakit, asrama, penjara, atau barak militer.
4. Wanita usia produktif yang belum pernah terkena cacar air dan tidak sedang hamil.
5. Orang dewasa dan remaja yang belum terkena cacar air dan tinggal dengan anak-anak.
6. Orang yang hendak bepergian ke luar negeri dan belum mengalami cacar air.

Sumber: Senior